Jakarta, Sikat gigi setelah makan, terutama makan pagi alias sarapan memang penting. Namun, dalam menerapkan kegiatan ini jangan sampai keliru ya! Sebab, menyikat gigi setelah makan tak dilakukan segera setelah makan.

Diungkapkan drg Roseita Dewi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), prinsipnya, menyikat gigi harus dilakukan pada saat dan dengan cara yang tepat. drg Ita, begitu ia akrab disapa, menekankan bahwa menyikat gigi sebaiknya tidak dilakukan segera begitu selesai makan, terutama setelah makan makanan dengan kadar gula tinggi atau makanan yang asam.

“Menyikat gigi setelah makan penting untuk membuang sisa makanan yang masih menempel pada permukaan gigi, tetapi sebaiknya tidak dilakukan langsung setelah makan,” tegasnya saat berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Sebab, menyikat gigi setelah makan dapat mengikis struktur gigi terluar (enamel gigi). Apalagi bila makanan yang dikonsumsi sudah mengandung asam seperti minuman berkarbonasi, cuka, dan kuah pempek. drg Ita menyarankan setelah makan ada baiknya berkumur dengan air putih.

Tujuannya, untuk menetralkan perubahan pH yang ada di dalam mulut, mengingat suasana asam akan melemahkan struktur gigi. Setelah makan, terjadi proses fermentasi yang menyebabkan penurunan pH dengan cepat dalam waktu 2-5 menit dan akan bertahan cukup lama sekitar 16-21 menit.

“Lalu pH akan kembali normal dalam waktu 1 jam. Untuk itu jika hendak sikat gigi setelah makan baiknya beri jeda satu jam setelah makan,” tutur drg Ita.

Sumber : health.detik.com

Kekeliruan yang Mesti Dihindari di Balik Anjuran Menyikat Gigi Setelah Makan